Hotline : 0811 7231 093 | Terdapat Agen Resmi di Kota Anda | Melayani COD JABODETABEK | JAM KERJA : 06:00 – 22:00 WIB

Dampak Dari Serangan Penyakit Stroke

Penyakit stroke adalah salah satu jenis penyakit kardiovaskular yang merupakan suatu kondisi penyumbatan pembuluh darah yang terjadi di otak sehingga syaraf dan sel sel otak tidak mendapatkan pasokan nutrisi dan oksigen yang cukup. Tentunya ini akan menyebabkan kematian sel dan syaraf di otak yang akan berdampak degeneratif bagi yang mengalaminya.

Serangan stroke dapat menyebabkan seseorang mengalami perubahan drastis di dalam hidupnya, baik dalam kualitas kehidupan dan kesejahteraan dalam macam macam aspek. Proses dan waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan dampak serangan stroke pun tergantung seberapa parah serangan stroke yang dialami.

Bantuan dari beberapa ahli kejiwaan dan syaraf seperti psikolog, terapis, dokter, dan perawat akan berperan dalam proses terapi penyembuhan stroke. Proses terapi pemulihan dampak serangan stroke dapat melewati periode rehabilitasi yang panjang, dan sulit untuk pulih hingga 100% seperti normal.

Dampak negatif yang ditimbulkan akibat serangan stroke dapat menyebar dan berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Untuk pulih kembali seperti sedia kala adalah hal yang sulit terjadi dalam kasus pasca serangan stroke. Berikut beberapa dampak akibat serangan stroke yang terjadi pada manusia.

Dampak Stroke Pada Tubuh Manusia

Dampak Serangan Stroke Secara Fisik

Kelumpuhan adalah hal yang dapat terlihat secara fisik sebagai dampak serangan stroke, kelumpuhan ini dapat terjadi pada sebelah sisi tubuh tertentu dan hilangnya koordinasi keseimbangan tubuh. Ahli fisioterapi akan melakukan terapi rehabilitasi untuk mengembalikan fungsi dari bagian tubuh yang mengalami kelumpuhn yang dibagi menjadi target jangka pendek, dan target jangka panjang.

Dampak serangan stroke secara fisik yang paling umum akan menyebabkan:

  • Gangguan pada penglihatan: Serangan stroke dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan pada mata seperti penglihatan kabur, buta sebelah mata yang disebabkan bagian otak yang mengolah informasi dari mata mengalami kerusakan akibat serangan stroke.
  • Gangguan berbicara: serangan stroke juga mempengaruhi otot otot sekitar wajah menjadi kaku dan sulit digunakan sehingga rata rata penderita stroke tidak bisa berbicara dengan lancar pasca serangan stroke. Hal ini disebut dengan afasia atau disfasia karena bagian otak yang memproses kemampuan bicara mengalami kerusakan.

Dampak Serangan Stroke Secara Kognitif

Selain dari fisik, penderita stroke juga akan mengalami gangguan pada fungsi kognitifnya dalam menggunakan otak untuk memproses perintah dan informasi. Gangguan fungsi kognitif pada otak penderita stroke antara lain:

  • Kesulitan mengingat sesuatu / mudah lupa.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Kesulitan dalan berkomunikasi secara tertulis maupun lisan.
  • Kehilangan sensitivitas terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya.

Mengecek keseluruhan fungsi kognitif pasien stroke pentinguntuk dilakukan karena dapat menentukan langkah pengobatan dan terapi yang tepat untuk dijalani. Baca juga info tentang 5 Fakta Seputar Penyakit Stroke Yang Perlu Diketahui.

Dampak Serangan Stroke Secara Psikologis

Sebagian besar penderita serangan stroke akan mengalami gangguan psikologis seperti stress, depresi, rasa cemas berlebihan, mudah marah, emosi tidak stabil, kebingungan, dan frustrasi merupakan hal yang lumrah sebagai dampak serangan stroke. Bantuan dari psikolog untuk mengembalikan kepercayaan diri dan motivasi untuk sembuh akan membantu mengurangi beban pikiran dan mental yang dideritanya.

Tentunya dampak yang ditimbulkan serangan stroke pada manusia di atas akan menyulitkan orang orang yang berada di sekitarnya karena penderita stroke sangat bergantung terhadap orang lain. Menurunnya kemampuan secara fisiki, kognitif, ataupun psikologis akan membuat seseorang sangat membutuhkan bantuan orang lain di sekitarnya dalam beraktivitas.

Oleh karena itu untuk mencegah dampak yang lebih buruk dari serangan stroke ini sebaiknya segera cepat tanggap dengan melakukan pertolongan pertama serangan stroke yang efektif mencegah kondisi yang lebih buruk pada penderitanya.

Source : www.stroke.org

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.