Hotline : 0811 7231 093 | Terdapat Agen Resmi di Kota Anda | Melayani COD JABODETABEK | JAM KERJA : 06:00 – 22:00 WIB

Nutrisi Untuk Penderita HIV AIDS

Nutrisi Bagi Penderita HIV AIDS – Seseorang yang terinfeksi HIV / AIDS harus mengadopsi pola nutrisi yang sehat dan seimbang dalam rangka memenuhi peningkatan kebutuhan protein dan energi mereka dan mempertahankan status gizi mereka.

Nutrisi Bagi Penderita HIV AIDSHIV / AIDS DAN NUTRISI

Nutrisi yang baik sangat penting untuk membantu menjaga kesehatan dan kualitas hidup orang yang menderita AIDS. Infeksi HIV merusak sistem kekebalan tubuh, yang menyebabkan infeksi lain seperti demam dan diare. Infeksi ini dapat menurunkan asupan makanan karena mengurangi nafsu makan dan mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap makanan. Akibatnya, pasien HIV menjadi kurang gizi, kehilangan berat badan dan melemah.

Salah satu tanda-tanda kemungkinan timbulnya AIDS adalah penurunan berat badan sekitar 6-7 kg untuk orang dewasa. Ketika seseorang sudah underweight, penurunan berat badan lebih lanjut dapat memiliki efek serius. Pola makan yang sehat dan seimbang, pengobatan dan pemulihan gizi yang tepat setelah infeksi dapat meningkatkan kembali berat badan dan mengurangi dampak dari infeksi di masa depan.

NUTRISI SEHAT DAN SEIMBANG BAGI PASIEN HIV AIDS

Konsumsi Makanan Yang Bervariasi

Pola makan bagi pasien HIV AIDS yang baik berarti konsumsi berbagai jenis makanan. Tidak ada satu jenis makanan yang mengandung semua nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Makan berbagai jenis makanan yang berbeda akan memenuhi kebutuhan nutrisi yang penting untuk tubuh kita.

Makan karbohidrat setiap Anda makan

Karbohidrat harus menjadi bagian terbesar dari menu makan Anda. Makanan ini relatif lebih murah dan merupakan pemasok energi terbaik.

Namun tetap saja, karbohidrat saja tidak cukup untuk memberikan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh. makanan lain harus dimakan untuk memberikan energi tambahan, protein dan mikronutrien.

Konsumsi Kacang-Kacangan Setiap Hari

Kacang-kacangan kaya akan protein yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan memperbaiki tubuh dan juga untuk membangun otot yang kuat. Mereka juga sumber yang baik dari vitamin, mineral dan serat yang akan membantu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap aktif.

Kacang-kacangan termasuk kacang, kacang polong, lentil, kacang tanah (termasuk selai kacang) dan kedelai. Ketika dimakan dengan karbohidrat maka kualitas proteinnya akan meningkat. Kacang-kacangan merupakan sumber protein murah daripada protein hewani, seperti daging sapi dan ayam, dan harus dimakan setiap hari, jika mungkin.

Konsumsi daging, ikan dan produk susu secara teratur

Daging dan ikan juga harus dimakan sesering mungkin. Mereka menyediakan protein berkualitas baik, vitamin dan mineral serta energi ekstra. Mereka akan membantu untuk memperkuat otot-otot dan sistem kekebalan tubuh.

Protein hewani ini termasuk segala bentuk daging, unggas (burung), ikan, telur, susu, yoghurt dan keju.

Makan sayur dan buah setiap hari

Sayuran dan buah adalah bagian penting dari pla makan yang sehat dan seimbang. Mereka menyediakan vitamin dan mineral yang menjaga fungsi tubuh dan sistem kekebalan tubuh yang kuat. Makanan ini sangat penting bagi orang yang hidup dengan HIV / AIDS untuk melawan infeksi.

Minum Lebih Banyak Air Putih

Air penting bagi kehidupan dan diperlukan setiap hari. Seseorang membutuhkan sekitar delapan gelas cairan per hari. Ketika cuaca sangat panas, saat bekerja, berkeringat atau menderita diare, muntah atau demam, seseorang perlu minum lebih banyak lagi untuk menggantikan cairan yang telah hilang.

Selain dari air putih, cairan juga bisa berasal dari jus, sup, sayuran dan buah serta makanan yang memiliki saus. Namun, hindari minum teh atau kopi dengan makan, karena hal ini dapat mengurangi penyerapan zat besi dari makanan.

Minuman beralkohol sangat tidak disarankan karena menghilangkan cairan dari tubuh serta mengganggu pengobatan Anda.

Lihat Juga : Cara Penularan HIV AIDS

PASIEN HIV / AIDS MEMERLUKAN GIZI YANG LEBIH

Ketika seseorang terinfeksi virus HIV sistem kekebalan tubuh harus bekerja lebih keras untuk melawan infeksi. Hal ini meningkatkan kebutuhan energi dan gizi. infeksi virus lebih lanjut yang diikuti demam juga meningkatkan kebutuhan tubuh untuk makanan. Setelah seseorang terinfeksi HIV mereka harus makan lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan ekstra akan energi dan nutrisi. Kebutuhan tersebut akan meningkat lebih jauh seiring dengan gejala HIV / AIDS yang semakin berkembang.

Penderita HIV / AIDS biasanya tidak cukup nutrisi, karena:

  1. Obat-obatan yang diminum mengurangi nafsu makan, memodifikasi rasa makanan dan mencegah tubuh menyerap nutrisi makanan dengan sempurna.
  2. Gejala penyakit seperti mulut sakit, mual dan muntah membuat kesulitan untuk makan.
  3. Kelelahan dan depresi mengurangi nafsu makan.

HIV / AIDS mengurangi penyerapan makanan

Makanan yang masuk ke tubuh akan dipecah oleh pencernaan menjadi nutrisi. Nutrisi ini melewati dinding usus ke dalam aliran darah dan diangkut ke organ-organ dan jaringan dalam tubuh. Salah satu konsekuensi dari infeksi HIV adalah rusaknya dinding usus, sehingga makanan tidak melewati dengan benar dan akibatnya tidak terserap sempurna.

Diare adalah gejala yang umum terjadi pada orang dengan HIV / AIDS. Ketika seseorang mengalami diare, makanan akan melewati usus dengan cepat, sehingga tidak dicerna dengan benar dan lebih sedikit nutrisi yang diserap.

Berkurangnya asupan dan penyerapan makanan akan mengakibatkan pasien HIV mengalami penurunan berat badan serta kekurangan gizi.

HIV / AIDS MEMPENGARUHI BERAT BADAN

Ketika seseorang tidak makan cukup makanan, atau makanan yang dimakan kurang terserap oleh tubuh, maka tubuh akan menarik energi dari lemak tubuh dan protein dari otot. Akibatnya, pasien HIV AIDS akan mengalami penurunan berat badan.

Jika pasien sudah kehilangan berat badan, maka ia perlu mengambil tindakan untuk meningkatkan berat badan ke tingkat normal.

Baca juga : Obat Herbal HIV AIDS

MENINGKATKAN BERAT BADAN

Berat badan dapat ditingkatkan dengan konsumsi makanan lebih banyak dari biasanya, baik dengan makan porsi yang lebih besar atau dengan frekuensi makan yang lebih sering. Berikut adalah beberapa saran untuk meningkatkan berat badan:

  1. Konsumsi lebih banyak karbohidrat seperti beras, jagung, gandum, roti, kentang, ubi, singkong dan pisang.
  2. Meningkatkan asupan kacang-kacangan dan biji-bijian.
  3. Dapatkan protein dari daging cincang, ayam dan ikan agar lebih mudah dicerna.
  4. Ngemil makanan ringan secara teratur di antara waktu makan. Makanan ringan yang baik adalah kacang-kacangan, biji-bijian, buah, yoghurt, wortel, dan keripik singkong.
  5. Masukan ke dalam diet Anda, produk susu seperti susu full-cream, susu asam, buttermilk, yoghurt dan keju.
  6. Tambahkan gula, madu, selai, sirup dan produk manis lainnya untuk makanan.
  7. Buatlah makanan semenarik mungkin, untuk meningkatkan nafsu makan.

Nutrisi memang sangat penting untuk Penderita HIV AIDS, namun jangan lupa juga untuk berolahraga, yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh Anda.

Source : www.fao.org

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.