STOP HAL-HAL BERIKUT PENYEBAB KANKER USUS

Usus memang sangat rentan terkena berbagai penyakit karena organ inilah yang memulai makanan dari luar masuk kedalam tubuh dan diolah untuk dijadikan nutrisi maupun energi untuk tubuh. Banyak orang secara tidak sadar mengonsumsi makanan yang membawa virus, bakteri dan zat berbahaya dalam tubuh. Virus, bakteri dan zat berbahaya tersebut menyerap dalam makanan pada saat proses memasak maupun dari tempat makanan itu diletakan atau dari polusi yang terjadi dilingkungan tersebut. Terlalu banyaknya virus atau zat berbahaya masuk dalam tubuh akan mengakibatkan sel sel usus melemah dan mati, sel yang mati akan membuat efek buruk bagi sel lain sehingga sel kanker bisa saja tumbuh. Bibit-bibit sel kanker akan menyerang sel baik dalam usus sehingga dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama akan menyebar dan merusak jaringan usus.

Penyebab Kanker Usus

Inilah yang disebut dengan fase awal kanker usus, yakni dimulai dari tumbuhnya bibit sel kanker hingga merusak sebagian kecil jaringan usus sehingga menimbulkan rasa sakit dan pendarahan pada lubang anus dan terdapat darah pada peses atau tinja. Pada fase ini diperlukan penanganan yang khusus untuk meminimalisir terjadinya penyebaran sel kanker yang lebih luas lagi. Jika tidak, maka gejala yang ditimbulkan pun akan semakin parah. Terlambatnya penanganan akan membuat proses penyembuhan mengalami kesulitan, dikarenakan sel kanker telah memperkuat diri dan usus yang terinfeksi pun sudah besar.

Sebelum semua itu terjadi, lakukanlah pencegahan secara berkala dan teratur untuk menghindari tumbuhnya sel kanker dalam usus. Berikut ini adalah beberapa kegiatan yang harus anda hentikan atau mengurangi kuantiatas penggunaannya yang bertujuan menjauhkan anda dari penyakit kanker usus.

  1. Stop merokok. Didalam rokok terdapat ratusan bahan kimia yang sangat berbahaya untuk kesehatan usus. Zat kimia yang masuk dalam tubuh akan memberikan efek buruk bagi pertumbuhan sel baik dalam tubuh terutama usus yang menjadi pusat masuknya makanan. Banyak dari penderita kanker usus mengaku sebagian besar dari mereka adalah perokok aktif. Berhentilah merokok dari sekarang, 5 bulan saja anda jauh dari rokok usus anda yang rusak akan kembali membaik. Memang sulit untuk menjauh rokok dari pecandu rokok, untuk membantu anda menghindari rokok ikut beberapa terapi yang cukup ampuh untuk mengatasi masalah itu.
  2. Stop meminum minuman beralkohol. Alkohol memang mempunyai sisi positif bagi kesehatan tubuh seperti mampu menjaga arteri jantung tetap stabil tapi itu terjadi apabila kadar alkohol yang dikonsumsi tidak melebihi batas yang telah ditentukan. Minuman dengan kadar alkohol tinggi didalamnya akan melemahkan fungsi sel usus. Sifat senyawanya yang kasar akan membuat usus mengalami inflamasi atau peradangan, hingga iritasi dalam. Dampak dari meminum alkohol dengan jumlah yang banyak pun bisa menghilangkan kesadaran peminumnya yang bisa melukai diri sendiri bahkan ke orang-orang sekitar.
  3. Stop makanan pemicu kanker. Makanan menjadi faktor utama dalam memberikan efek buruk bagi usus karena makanan berhubungan langsung dengan salah satu organ sensitif ini. Untuk itu diperlukan adanya perhatian penuh dalam memilih dan mengatur jumlah makanan apa saja yang akan dikonsumsi. Makanan dengan kadar gula, garam lemak jenuh, karbon, toksin dan kolestrol dalam jumlah yang banyak akan merusak usus secara perlahan. Seperti alkohol makanan yang disebutkan tadi akan memberikan efek baik untuk kesehatan tubuh, tapi akan merusak apabila dikonsumsi dengan kadar banyak.
  4. Stop pola hidup instan. Dengan jaman yang modern seperti sekarang ini menutut setiap orang untuk selalu cepat dalam melakukan sesuatu. Pandangan ini lah yang membuat orang memilih semua kegiatan maupun makan yang dikiranya tidak membutuhkan proses yang lama. Mengonsumsi makanan yang tidak membutuhkan waktu lama dalam proses memasaknya termasuk dalam pola hidup instan. Kemasan dan proses pengolahan makanan instan menggunakan bahan yang tidak baik bagi kesehatan tubuh. Seperti kemasan dari bahan kaleng, plastik dan sterofoam. Senyawa kimia dari bahan kemasan tersebut akan bercampur dengan makanan didalamnya apabila terkena suhu yang panas. Secara otomatis zat kimia tersebut akan masuk dalam tubuh dan bisa merusak sel usus dengan cepat. Maka dari itu lebih bijaklah dan lebih telitilah dalam menerapakan pola hidup instan.
  5. Stop bermalas malasan. Dibutuhkan kegiatan fisik yang rutin untuk menjaga tubuh akan tetap fit, tubuh yang fit akan membuat sel antibody bertambah kuat sehingga radikal bebas, virus dan bakteri penyebab usus rusak akan sulit masuk. Untuk itu diperlukan adanya kegiatan olahraga minimal dilakukan 2 kali dalam seminggu.
  6. Stop diat berlebih. Cara untuk menurunkan berat badan memang perlu untuk menjaga kadar kolestrol dan lemak dalam tubuh menjadi stabil tapi dengan metode diet yang salah akan membuat nutrisi sel usus berkurang sehingga sel baik usus tidak mampu menjaga usus dari radikal bebas. Untuk mengatasi masalah diet, anda harus tetap memberikan asupan nutrisi dalam tubuh tapi dengan makanan yang tidak menyebabkan kolestrol dan lemak naik secara drastis, misalkan sayuran dan buah-buahan yang bisa membuat tubuh tetap sehat dan terpenuhi gizi dan nutrisinya.

Itulah beberapa hal yang harus anda perhatikan untuk menjaga usus tetap sehat. Lakukan secara berkala dan tidak perlu membebankan anda selama proses berlangsung. Dimulai dengan mengganti pola hidup tidak sehat ke pola hidup yang lebih sehat seperti menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan.

Bagaimana dengan mereka yang memiliki kanker usus karena adanya penyakit turunan? Faktor ini akan berkurang bahkan tidak akan terjadi apabila anda bisa menerapkan pola hidup sehat selalu rurin melakukan chep up. Pemeriksaan secara rutin mampu memperkecil resiko terkena kanker usus. Lakukankan deteksi dini untuk memastikan apakah ada sel kanker yang tumbuh dalam tubuh anda. Fase awal akan sangat mudah disembuhkan jika pengobatan penyakit kanker usus cepat dan tepat.

Semoga artikel ini mampu memberikan wawasan lebih mengenai penyakit kanker usus dan senantiasa membuat anda lebih berhati-hati akan penyakit kanker usus.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.